Ahli Gizi Online

Menjadi Vegetarian? Why Not?

Posted on: 27 Januari 2012

Melonjaknya harga-harga barang akibat krisis ekonomi global kian membebani masyarakat terutama masyarakat ekonomi menengah ke bawah.  Salah satu hal yang meresahkan yaitu meningkatnya harga pangan yang sangat dibutuhkan masyarakat setiap hari. Keterbatasan kemampuan untuk membeli pangan tentu berakibat kepada kondisi kesehatan seseorang. Semakin kurangnya asupan makan baik secara kualitas dan kuantitas menyebabkan daya tahan tubuh seseorang semakin melemah sehingga akan mempengaruhi produktivitas kerja dan selanjutnya akan menurunkan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan.

 

Vegetarian merupakan salah satu solusi

Melambungnya harga pangan harus dihadapi dengan mencari alternatif pengganti pangan yang selama ini kita konsumsi dengan makanan lain yang kandungan gizinya tetap mencukupi kebutuhan kita. Vegetarian merupakan salah satu solusi untuk hadapi krisis ekonomi global. Vegetarian lebih mengutamakan sayuran dan lauk nabati sebagai teman pendamping nasi. Harga makanan yang biasa dikonsumsi oleh vegetarian tentunya tidak terlalu menguras isi dompet. Hal tersebut dikarenakan sayuran dan lauk nabati mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita dan membutuhkan sedikit modal untuk mengembangkannya. Nasi sebagai sumber karbohidrat, lauk nabati sebagai sumber protein, minyak sebagai sumber lemak untuk menggoreng, serta sayuran dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral tentunya bisa dijadikan andalan saat ini.

 

Sehat dengan gaya hidup Vegetarian

Melonjaknya harga bahan makanan sumber protein hewani seperti daging berlemak, hati, udang, kepiting,dan lain-lain membuat kita harus pintar untuk mengatur keuangan dengan beralih pada hidangan yang biasa dikonsumsi kaum vegetarian. Hidangan yang dikonsumsi kaum vegetarian sangat bermanfaat untuk kesehatan karena hidangan yang mereka konsumsi mengandung tinggi serat, rendah kolesterol dan tinggi antioksidan.

 

Vegetarian mengutamakan Makanan Tinggi Serat

Makanan tinggi serat akan menurunkan waktu transit di dalam saluran cerna serta dapat mengontrol metabolisme lipid dan glukosa sehingga sangat menguntungkan bagi orang-orang yang menderita dislipidemia dan diabetes mellitus. Hubungan kekurangan serat makanan dengan kanker kolon diduga karena adanya perubahan pada susunan mikroorganisme dalam saluran cerna. Terbentuknya mikroorganisme akan menguntungkan pembentukan karsinogen yang berpengaruh terhadap terjadinya kanker.

Beberapa penelitian juga melaporkan adanya mineral seperti kalium pada sayuran dan buah serta magnesium pada kacang-kacangan dengan pembatasan sumber natrium seperti penggunaan garam dalam bahan makanan bermanfaat atasi hipertensi. Para ahli merekomendasikan asupan serat sebanyak 25-35 g/hari.

 

Rendahnya Kandungan Kolesterol pada Hidangan Vegetarian

Karena kaum vegetarian tidak mengkonsumsi lauk hewani yang notabene banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol sehingga dapat dipastikan hidangan vegetarian dapat mencegah hiperkolesterolemia atau tingginya kadar kolesterol dalam darah yang dapat meningkatkan resiko terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK), Dislipedemia Diabetik atau kelainan kadar lemak darah yang lazim ditemui pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2, Penyakit serebrovaskuler atau stroke, sindrom metabolik atau kumpulan faktor-faktor resiko metabolik yang secara bermakna meningkatkan resiko PJK.

 

Antioksidan yang Membawa Banyak Manfaat

Tingginya kandungan antioksidan dalam sayuran dan buah yang dikonsumsi kaum vegetarian yang disertai kebiasaan mengkonsumsi makanan rendah lemak membawa banyak manfaat untuk kesehatan. Efek antioksidan dari buah sangat besar yang berfungsi menangkal radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai macam penyakit degeneratif, seperti stroke, diabetes, jantung, dan kanker. Buah-buahan dapat dikonsumsi dalam beragam pilihan, mulai dari buah utuh hingga dalam bentuk jus.

 

Keuntungan menjadi Kaum Vegetarian

Selain dapat menghemat di tengah kondisi perekonomian yang semakin tidak stabil tentunya tradisi kaum vegetarian sangat bermanfaat bagi masyarakat dengan gaya hidup modern yang lebih mengutamakan waktu dengan mengkonsumsi makanan cepat saji dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi dan beresiko terhadap menurunnya kualitas hidup karena munculnya berbagai penyakit degeneratif sehingga kita tidak dapat menikmati hidup. Oleh karena itu, dengan gaya hidup vegetarian kita bisa tetap bertahan di tengah krisis ekonomi global dengan tubuh yang sehat sehingga kita bisa berusaha untuk meraih masa depan yang lebih baik.

 

Sumber :

Karyadi Elvina. 2006. Hidup Bersama Penyakit Hipertensi, Asam Urat, Jantung Koroner. Jakarta : PT Intisari Mediatama

Karyadi Elvina. 2006. Kiat Mengatasi Penyakit Diabetes, Hiperkolesterolemia, dan Stroke. Jakarta : PT Intisari Mediatama

Majalah Health Today edisi Oktober 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 89,091 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 493 pengikut lainnya

Januari 2012
S S R K J S M
    Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Komentar Terbaru

hrd di Lowongan Nutritionist WRP Diet…
Andi Musdalifa Tenri… di Lowongan Nutritionist Euromedi…
%d blogger menyukai ini: